Archive for the 'IT things' Category

Tip of the Day : Login to SSH Server Using Terminal

Wednesday, June 25th, 2008

Simple and straightforward.

1. Login with your account by typing this on terminal :

ssh (username)@domain

… of course, don’t forget to hit Enter.

2. Voila! You’ve just gained remote entry. Feel free to mess.

3. You may ask what is the real purpose of using SSH. Well, according to this, it provides you with more tight securities while connecting to the internet using a public networks such as wi-fi hotspots

Domain hack, anyone?

Thursday, May 1st, 2008

Tak sengaja terpikir untuk membuat domain baru yang kira-kira bernama http://taufik.ob.et/

Ya, ini memang salah satu bentuk dari domain hack.

Sayangnya negara pemilik TLD (top-level domain) tersebut yaitu Ethiopia tidak mengizinkan penggunaan .et tanpa disertai dengan second-level domain seperti .com.et atau .org.et.

Jadi, mau tidak mau rencana untuk membuat domain yang cukup nyeleneh tersebut terpaksa dibatalkan. :D

NetNewsWire, The Best RSS Reader on Mac Ever!

Wednesday, April 30th, 2008

I’ve been using NetNewsWire for a while, and I’m fascinated with its simplicity and elegant approach to read the RSS feeds that I’ve collected over the web. It has a great built-in browsing capability, too!

The best thing is, it’s free!

I’ve been observing some of the RSS Reader apps for Mac and I think I’ll stick with NetNewsWire for organizing my feeds.

My New Gutsy Gibbon’s Desktop Look

Monday, October 29th, 2007

Screenshot

This Is How A Computer Should Be

Friday, October 5th, 2007

imackeyboard_4_20070807.jpg

Pretty neat, isn’t it?

Pentingnya Standarisasi Web

Wednesday, October 3rd, 2007

Setelah membaca FAQ dari Web Standart Projects, saya baru menyadari bahwa standarisasi dari website itu sangatlah penting. Saya baru tersadar ternyata banyak pihak yang memiliki kepentingan dalam menggunakan world wide web.

Orang mengakses web dengan menggunakan berbagai macam perangkat mulai dari ponsel, komputer, televisi, kios informasi, dan sebagainya. Perbedaan terhadap perangkat tentu membuat desain akhir dari website berbeda juga. Idealnya adalah sebuah website dapat ditampilkan dengan layak pada semua bentuk media. Pada ponsel misalnya, website harus mengikuti standar yang baku agar mampu ditampilkan dengan baik pada layar monitor komputer maupun pada layar mini dari ponsel.

Salah satu faktor penting dalam mengikuti standar adalah faktor aksesibilitas. Halaman web ternyata tidak hanya sekedar dilihat, melainkan juga “didengarkan”. Maksud dari istilah tersebut adalah banyak orang yang memiliki masalah dengan penglihatannya lebih memilih untuk “mendengarkan” informasi dari sebuah website dengan bantuan program speech narrator. Jika web yang dirancang tidak memenuhi standar, maka program tersebut tentunya akan kesulitan dalam membaca informasi dari halaman web. Situs web yang dirancang perlu mengikuti standar agar mampu mendukung aksesibilitas bagi jenis pengguna tertentu.

Kemudian adalah masalah kompabilitas. Kita tentunya dapat merancang sebuah web dengan menggunakan teknologi terbaru yang membuat tampilan halaman web semakin menarik dan meningkatkan fungsionalitas. Tetapi kita juga harus mempertimbangkan audiens yang akan mengakses website tersebut. Tidak semua orang di belahan dunia ini yang cukup beruntung untuk selalu dapat menggunakan komputer dengan teknologi terbaru. Malah sebenarnya masih banyak komputer yang hanya mampu menampilkan halaman web berbasis teks. Untuk itu penting sekali bagi para perancang maupun programmer web untuk mengikuti standar dalam mengembangkan sebuah website.

Banyak keuntungan yang bisa didapat dari mengikuti standarisasi website, salah satunya adalah mempermudah mesin pencari (search engine) dalam mendokumentasikan informasi dari website tersebut. Kemudian tentunya akan memperluas jangkauan audiens yang mampu mengakses website. Bisa dibayangkan sendiri implikasi dari kedua hal tersebut. Website akan semakin sering muncul pada layar mesin pencari, semua jenis pengunjung website dapat menggunakannya dan pada akhirnya meningkatkan nilai manfaat dari website tersebut.

Jadi, mari membangun website yang sesuai standar!

LCD Monitor, Investasi yang Menguntungkan?

Monday, October 1st, 2007

Sejak mengganti monitor CRT tua 17″ dengan monitor berlayar LCD 19″ beberapa waktu yang lalu, tampaknya mulai kelihatan banyak sekali perbedaan mencolok diantara keduanya. Faktor pertama adalah kenyamanan di mata. Memelototi layar CRT 17″ secara terus-menerus seringkali membuat kepala pusing dan mata perih. Hal ini cukup mengganggu karena sering merusak konsentrasi ketika bekerja. Tetapi apa yang ditawarkan oleh layar LCD sungguh pengalaman yang berbeda. Sejak siang kemarin sampai pagi ini saya masih terus betah di depan layar sambil blogwalking, chatting, kronologging, blogging, membaca artikel, mendengarkan last.fm, download lagu, dan kegiatan lainnya. Mungkin gara-gara kopi yang diminum saat buka puasa kemarin membuat mata terus melek. Hal ini tentu sangat jarang terjadi jika menggunakan monitor CRT.

Yang saya tahu adalah monitor CRT memiliki tingkat radiasi yang lebih tinggi dibandingkan LCD. Belum lagi refresh rate yang cenderung rendah pada monitor CRT. Mungkin faktor yang membuat mata cepat lelah adalah berasal dari pantulan tabung kaca CRT yang memang membuat fokus mata harus bekerja lebih keras dalam melihat pantulan cahaya atau fokus ke layar. Hal demikian tidak terjadi pada monitor LCD, dengan catatan monitor LCD tersebut memiliki lapisan matte, bukan glossy. Teknologi LCD juga menggunakan daya yang jauh lebih hemat dibandingkan CRT dan lebih ringkas bentuk fisiknya.
Read the rest of this entry »

BinusMaya Harus Segera Merubah Kebijakan Security-nya!

Monday, October 1st, 2007

BinusMaya adalah web portal e-learning yang sering digunakan oleh para mahasiswa Binus dalam kegiatan perkuliahan mereka. Setiap hari sekitar belasan ribu mahasiswa dan tenaga pengajar mengakses portal tersebut untuk berbagai keperluan seperti mencari informasi nilai, jadwal kuliah, materi kuliah, pendaftaran kredit semester, sampai informasi seputar keuangan. Para tenaga pengajar juga memanfaatkan fasilitas tersebut untuk dapat berinteraksi dengan mahasiswa lewat akses on-line melalui forum diskusi.

binusmaya.jpg

Kebijakan untuk logon ke dalam sistem pada BinusMaya menggunakan cara yang sangat sederhana. Untuk login ke dalam sistem, mahasiswa cukup memasukkan NIM (Nomor Induk Mahasiswa) yang terdiri dari 10-digit angka dan password yang terdiri dari 6-digit angka. Permasalahan keamanan terjadi pada penggunaan 6-digit angka dalam penggunaan password. Tentunya metode seperti ini sangat rentan terhadap serangan brute force. dimulai dari “000000″ dan berakhir pada “999999″, tidak butuh waktu yang lama untuk segera mendapatkan password yang anda inginkan.

Dampak dari hal seperti ini mungkin tidak berarti apa-apa bagi Binus sendiri. Tapi yang paling sengsara tentunya para mahasiswa. Bayangkan kasus seperti ini, seorang “mahasiswa gelap” dalam suatu forum diskusi tiba-tiba menghina dosen dengan perkataan tidak senonoh dan menyerang mahasiswa lain dengan ungkapan kasar, SARA, dan hal-hal buruk lainnya. Mungkin sang dosen yang tersinggung tidak langsung menegur dengan perkataan, tetapi dengan cara yang lebih halus lagi, yaitu menekan nilai sang pemilik account resmi yang tidak tahu menahu permasalahan tersebut. Apalagi jika sang pemilik account jarang login ke BinusMaya sehingga tidak bisa melacak progres dari posting yang dilakukan sang hacker.

Semoga aja pihak Binus cepat tanggap menyadari situasi yang mungkin saja terjadi.

Another Software Release Countdown

Thursday, September 27th, 2007

Kali ini Stardock juga sedang melakukan hitungan mundur (countdown) peluncuran versi terbaru dari aplikasi andalan mereka yaitu WindowsBlinds 6. WindowsBlinds adalah program yang memungkinkan penggunanya melakukan kustomisasi look-and-feel dari GUI Windows XP/Vista.

WindowsBlinds 6 beta sendiri terlebih dahulu sudah bisa dicoba oleh para subscriber berbayar. Untuk pengguna umum trial dari WindowsBlinds 6 akan segera diluncurkan dan baru akan tersedia untuk diunduh pada tanggal 2 Oktober 2007.

windowsblinds.jpg

Adapun fitur yang ditunggu-tunggu dari WindowsBlinds 6 adalah kemampuannya untuk menampilkan blur effect pada Windows XP yang menirukan kemampuan Windows Vista. WindowsBlinds 6 juga menjanjikan kemampuan makeover Windows XP hingga menyerupai Windows Vista (dalam hal look-and-feel). Semua itu dilakukan tanpa memakan banyak resource sistem (katanya sih begitu).

Kita tunggu saja apakah WindowsBlinds 6 dapat mengurungkan niat kita untuk melakukan upgrade ke Windows Vista hanya karena alasan look-and-feel yang nyaman di mata.

Menulis dengan Dark Room

Sunday, September 23rd, 2007

Kangen dengan nuansa WordStar atau Lotus pada era keemasan DOS? Ingin produktif dalam menulis tetapi dipusingkan dengan banyaknya fitur-fitur dari aplikasi word processing?

Dark Room adalah jawabannya!

Pada dasarnya DarkRoom adalah aplikasi word processor gratis yang tidak jauh berbeda dengan aplikasi sejenis lainnya. Konsep dari Dark Room sendiri adalah kesederhanaan, yaitu membuat seorang penulis memiliki kesempatan yang intim dengan teks dan tulisannya. Tidak ada tool bar yang memusingkan, spell checker yang mengganggu, autocorrect yang salah tanggap, dan bentuk gangguan lainnya yang dapat membuat ide dan konsentrasi terpecah.

Sangat disarankan untuk para pengarang, blogger, atau penulis apa pun yang ingin segera menuangkan idenya dalam bentuk tulisan tanpa dipusingkan dengan banyak gangguan dan godaan fitur-fitur yang tidak terlalu esensial.

Selamat mencoba!